Pengantar Redaksi :

Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Pengumuman Pelelangan Pengadaan Server STKIP PGRI Sumatera Barat

Jumat, 02 April 2010


Pengumuman Pelelangan
No : 011/PHKI/STKIP/PGRI-SB/2010

 
Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumatera Barat, sebagai pengguna barang/ jasa, berdasarkan dana Program Hibah Kompetisi Berbasis Institusi (PHKI) Tahun 2010 akan melaksanakan pelelangan Pengadaan Barang dan Jasa dengan Metode Pelelangan Umum meliputi cara Pasca Kualifikasi yaitu pengadaan :

 
Paket Pengadaan 
Pagu Dana 
Kla
sifi
kasi 
Sub. Bidang
Pekerjaan 
Lokasi 
Server dan Sistem Pendukung
Rp. 216.500.000,-
K
Alat Peralatan Komputer, Programing (Software, Hardware) Jaringan (LAN) Teknologi Informasi
Padang 

 
Dengan syarat-syarat pendaftaran :

1. Pendaftaran dilakukan oleh direktur perusahaan (dalam rangka penanda tanganan Fakta Integritas) dengan memperlihatkan asli :
  1. Akte pendirian perusahaan
  2. Surat Izin Usaha Perdagangan ( SIUP ) yang masih berlaku.
  3. Tanda Daftar Perusahaan ( TDP ) yang masih berlaku.
  4. NPWP & PKP
  5. Bukti tanda terima SPT, PPH ( tahun terakhir ) dan SSP PPH pasal 29.

 

2. Waktu Pendaftaran dan pengambilan dokumen

Tanggal : 03 s/d 10 April 2010
Jam : 09.00 WIB s/d 14.00 WIB
Tempat : 
Ruang PHKI Media Centre
Kampus STKIP-PGRI Sumatera Barat
Jl. Gajah Mada Gn. Pangilun Padang


Padang, 03 April 2010
Panitia Pengadaan Barang/Jasa 
STKIP PGRI Sumatera Barat


Selengkapnya.. Read more...

Pembentukan & Pelantikan Kepengurusan HIMA Program Studi Baru

Jumat, 26 Maret 2010

Daftar Nama Pengurus Hima Program Studi Pend, Sosiologi, Bhs Indonesia dan Ekonomi

Himpunan Mahasiswa (HIMA) Pendidikan Sosiologi T.A 2009/2010
Ketua : Romi Mesra
Wakil : M. Tarmizi
Sekretaris : Bambang Sasra Wijaya
Wakil Sekretaris : Mira Dona Eka Putri
Bendahara : 1. Arna
2. Rahmat

1. Departemen Olah Raga
Koordinator : Oki Japrinaldi Almuhyi
Sekretaris : Devita Yulianti
Staf Ahli : David Walker, Agus, Darmono Jaslismarsia, Yulisa, Mahdona, Novira Mudahar

2. Departemen Seni
Koordinator : Erwin Luther
Sekretaris : Widya
Staf Ahli : Eriyus Zikra, Boby, Dwi Yuliana Putri, Rosi Mayuli, Mia Purnama

3. Departemen Agama
Koordinator : Irwan
Sekretaris : Jamilah Puspa Sari
Staf Ahli : Yayan, Miki Yuli Putra Garmido, Yesi Novrianti, Asri, Endang

4. Departemen Litbang
Koordinator : Ihsan
Sekretaris : Nadia Fitri Yeni
Staf Ahli : Sulkani, Idris, Rita Juliani, Rianti, Fauziah

5. Departemen Kominfo
Koordinator : Deri Patra Yanto
Sekretaris : Aulia Mailina
Staf Ahli : Anrian Joef, Elvi Yanti, Resti Krimanda, Desi Kurnia, Gira Meta Andra

6. Departemen Bela Negara
Koordinator : Hendra Naldi
Sekretaris : Vivi Emita
Staf Ahli : Flaxeng Candra, Maradona, Abdul Rahman, Novri Yanti


7. Departemen Kemahasiswaan
Koordinator : Nofri Alpules
Sekretaris : Elsa Melia Roza
Staf Ahli : Daswendi, Angga Firmansyah, Neco, Fitri Yanti, Nova Rahma Dani

8. Departemen Pendidikan
Koordinator : Apiuzen Andika
Sekretaris : Gita Hermi S
Staf Ahli : Maya Heriyanti, Olla putri Ningsih, Ratnawilis, Shinta Putri Ayu, Elly Kristin Debora

9. Departemen Keamanan
Koordinator : Oktavianus Larun Sapei
Sekretaris : Ardi Saogo
Staf Ahli : Erlius, Budi Iswanto, Novri Joni, Enem Sarono, Rahman

10. Forum Permusyawaratan Hima Sosiologi
(FPHS)
Ketua : Ali Jondri
Wakil : Anonong Sakaleluk
Sekretaris : Era Zulmi Khairani
Staf Ahli : Kurniati, Muslim, Agung, Nila, Iza Umami, Deni

Himpunan Mahasiswa (HIMA) Pendidikan Ekonomi T.A 2009/2010
Ketua : Tri Putra Yahdi Calloh
Wakil Ketua : Yengki Honghayu
Sekjen : Novita Sari
Wakil Sekjen : Ridno Darmawanto
Bendahara Umum : Eka Rahmawati

1. Departemen Kaderisasi dan Keanggotaan
Ketua : Indra Susila
Sekretaris : Dedi Hermanto
Anggota : 1. Mutia Sari
2. Reni
3. Yesi Febrina

2. Departemen Litbang (Penelitian dan
Pengembangan )
Koordinator : Andri Saputra
Sekretaris : Misna Linda
Anggota : Mardenis, Deni Oktavian, Ade Saputra Vernandes

3. Departemen Agama & Sosial
Koordinator : Azizon Hakim
Sekretaris : Liza Devolti
Anggota : Fauziah Ridha Yenni, Latifah Hanum, Wan Lady Africha

4. Departemen Informasi dan Komunikasi
Koordinator : Pardi Saputra
Sekretaris : Suci
Anggota : Bella, Nelvi, Yendrik

5. Departemen Seni dan Olah Raga
Koordinator : Miky Mardianto
Sekretaris : Risa Arizona
Anggota : Arisky Andika, N.D Yulianti, Etriazi

6. Departemen Keamanan & Tanggap Bencana
Koordinator : Ryan Taufik
Sekretaris : Yulia Ananda
Anggota : Riki Candra, Edi Dores, Jecki Ali Akbar

7. Departemen Pendidikan & Kebudayaan
Koordinator : Yulia Mimi Darti
Sekretaris : Dika Yuli Astuti
Staf Ahli : Dyan Novita Sari, Atrisno, Rahmat Aryo

Himpunan Mahasiswa (HIMA) Pendidikan Bahasa Indonesia T.A 2009/2010
Ketua : Fendronofriadi
Wakil Ketua : Revi Kasman
Sekretaris I : Paldano
Sekretaris II : Wirdawati
Bendahara : Citra Rulando

1. Departemen Agama
Koordinator : Sophian
Anggota : Wiwi Febrita. Rina Desvita, Novetayeni, Sucia Restu Dasmayuni

2. Departemen Litbang (Penelitian dan
Pengembangan )
Koordinator : Deri Warminto
Anggota : Ninik Puspita Sari, Rina Desvita, Riska Sari Kusuma, Restika Mala

3. Departemen Kaderisasi dan Keanggotaan
Koordinator : Revi Majiza Putra
Anggota : Yobi Zuganda, Sri Rahayu, Mutia Putri Chasanah, Ria Apriyati Rahman H

4. Departemen Seni dan Budaya
Koordinator : Renol Prima Saldi
Anggota : Harry Eka Putra, Sesba Gusnita, Ria Novita Sari

5. Departemen Sosial
Koordinator : Megi Gumala Satria
Anggota : Widya Wulandari, Rahmadani Yuningsih, Melga Rovinda, Rika Wartini

6. Departemen Olah Raga
Koordinator : Iing Mega Lendra
Anggota : Hafiz Zulhendri, Feni Firma Roza, Eka Afdillah, Deva Julia Lestari

7. Departemen Informasi & Komunikasi
Koordinator : Sudarso Saogo
Staf Ahli : Rita Murni, Wahlin, Andreas, Deathira Desvita


Selengkapnya.. Read more...

Kembangkan bakat seni di STKIP PGRI Sumatera Barat

Selasa, 23 Maret 2010

Iven Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Cup 2009 di tutup dengan pagelaran Festival Band se-kota Padang, Sabtu (20/03) hingga minggu (21/3). Festival Band yang digelar selama dua hari ini, diikuti 40 band peserta. Terdiri 20 band peserta (untuk internal STKIP PGRI di hari sabtu) dan 20 band (untuk umum hari minggu). Tampil untuk pemenang, Mother Son (juara I), Magesty(juara 2) dan Reputasi (juara 3)

’ Festival ini diadakan untuk mengembangkan bakat seni mahasiswa. Kita tahu, bakat mahasiswa ini banyak, Namun selama ini tidak tersalurkan. Dapat kita lihat saat ini, begitu banyak anak-anak yang mampu bermain band, rabab dan teater dengan baik. Melihat potensi ini kita berupaya untuk menggelar iven ini secara berkelanjutan,” ujar Ketua STKIP PGRI Sumatera Barat, Drs. Ristapawa Indra, M.Pd di dampingi Pembantu Ketua III Bidang Keamhasiswaan STKIP PGRI Sumatera Barat.
Tak Hanya Band , Dalam Festival tersebut, juga dipertunjukkan permainan Rabab dan teater, khusus teater, dimainkan oleh anak-anak Art Community dari STKIP PGRI.” Kita sangat mengapresiasi bakat seni anak –anak ini. Dan kita juga gembira, kampus hidup dengan segala aktivitas mahasiswa dan dan sejumlah acara yang digelar pihak BEM STKIP PGRI, Kampus jadi ramai, Civitas akademika juga senang dengann cara ini, ” ujar Pembantu Ketua III Drs. Dasrizal, M.P yang banyak mengurus bidang keamhasiswaan STKIP PGRI.
Ditempat yang sama, Kasubag Kemahasiswaan , Zul Amri, SE menambahkan, STKIP telah banyak meraih prestasi kemahasiswaan, Diantaranya, Juara Arung Sejarah Regional Sumatera dan selain itu KSR PMI STKIP PGRI Sumatera Barat ditunjuk sebagai pelatih kader PMI tingkat SMA di kota padang. ”Dalam waktu dekat, kita juga akan mengirim BEM keluar Negeri dan pertukaran Pemuda antar negara,” Pungkasnya.

Selengkapnya.. Read more...

Istano Si Linduang Bulan Terbakar

Minggu, 21 Maret 2010


Istano Si Linduang Bulan di Kabupaten Tanahdatar, Sumbar, terbakar Minggu dini hari (21/3) sekitar pukul 01.15 WIB. Tempo seperempat jam, pemadam kebakaran setempat dibantu petugas Pemko Padangpanjang mampu memadamkan api.
Penyebab kebakaran istano yang pembangunannya mendapat dukungan Raja Negeri Sembilan, Malaysia ini belum bisa dipastikan. Namun informasi yang berkembang, disebabkan konsleting listrik. Kerugian masih dalam kalkulasi.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tanahdatar, Alfian Jamrah yang dihubungi antara-sumbar.com, Minggu mengatakan, atap bangunan dari genteng metal, interior dan diding belakang habis.
Awalnya, api mulai terlihat sekitar pukul 01.15 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, petugas pemadam kebakaran setempat yang dihubungi dan dibantu petugas pemadam kebakaran Kota Padangpanjang telah sampai di lokasi kebakaran.
Enam unit mobil pemadam dikerahkan. Petugas dua daerah bahu membahu memadamkan api, sementara warga yang juga ramai di lokasi membantu apa yang bisa dikerjakan. Seperempat jam terkabar, api baru bisa dipadamkan.
Meski relatif cepat, api telah menghanguskan bagian atap, interior yang bernilai tinggi dan diding belakang.
Kebakaran ini cukup menjadi problem bagi pemerintah setempat dan Sumbar secara umum. Sebab Istano Pagaruyuang belum tuntas dibangun, baru 91 persen. Saat ini Istano Lindung Bulan terbakar.
“Pengamatan awal, tidak perlu bangun ulang dan bisa direhab saja. Bagian depan dan lantai masih bagus, bisa dicat ulang. Butuh waktu enam bulan jika dana cukup dan kayu ada,” kata Alfian. Justru katanya, finishing bangunan Istano Pagaruyaung yang tinggal sembilan persen terkedala pada pengadaan kayu sebanyak 180 kubik.
Menyinggung pentingnya Istano Si Linduang Bulan, dia mengatakan, sangat penting artinya. Khusus bagi Pemkab Tanahdatar, saat Istano Pagaruyuang belum tuntas pembangunannya, wisatawan yang dibawa biro-biro travel diarahkan ke sana. “Ini antisipasi dan tidak resmi dibuka,” katanya.
Istano Si Linduang Bulan diresmikan secara adat 1 Desember 1989, dan secara formal oleh pemerintah 23 Desember 1989. Persemian dilakukan ketika itu oleh Menparpostel, Soesilo Sudarman, dihadiri Menhub Azwar Anas, Raja Negeri Sembilan Malaysia, Tuanku Ja’far, Mentamben Ginanjar Kartasamita dan salah seorang keturunan Raja Istano Pagaruyuang, H Aminuzal Amin, Dt Rajo Batuah.

Selengkapnya.. Read more...

Gempa Tak Surutkan Liga Pendidikan Indonesia di Kota Padang

Minggu, 07 Maret 2010

KOMITMEN panitia pelaksana Liga Pendidikan Indonesia tingkat Kota Padang untuk menggelar kompetisi sepakbola antarsekolah SMP dan SMA di wilayah itu patut ditiru daerah lain. Di tengah keprihatinan masyarakat akibat gempa dahsyat yang melanda Kota Padang, Rabu (30/9/2009) lalu, panpel setempat tetap bertekad dan bersemangat untuk menggelar ajang pencarian bibit pemain nasional tersebut.
Bahkan kami sengaja memilih jadwal pembukaan pertandingan Liga Pendidikan Indonesia itu tepat pada peringatan 100 hari terjadinya gempa tersebut, yakni pada 10 Januari 2010 lalu,kata Novrial, Panpel Liga Pendidikan Indonesia setempat.
Tak berhenti disitu, panpel juga tak mau memaksakan Pemkot Padang untuk mengeluarkan anggaran APBD dalam penyelenggaraan Liga Pendidikan Indonesia. Beberapa anggota Panpel dengan sukarela bahu membahu menalangi pembiayaan kompetisi yang menyertakan 20 sekolah tingkat SMP dan SMA tersebut. Alhasil terkumpul dana sesuai anggaran yang dibutuhkan, yakni sekitar Rp50 juta.
Persoalan belum tak langsung beres, meski urusan pendanaan sudah terselesaikan. Saat dilakukan technical meeting, salah satu peserta, yakni SMA Semen Padang ternyata mundur tanpa alasan yang jelas. Padahal panpel sangat berharap dengan keikutsertaan sekolah ini lantaran siswanya banyak bibit pemain berbakat.
Demikian juga dengan SMP Negeri 25 yang sekolahnya runtuh akibat gempa. Namun berkat pendekatan panpel dan semangat anggota timnya, sekolah yang juga memiliki bibit pemain berbakat ini akhirnya tetap ikut Liga Pendidikan Indonesia Piala Walikota Padang tersebut.
Alhamdulilah, akhirnya pelaksanaan Liga Pendidikan Indonesia yang berlangsung di tengah keprihatinan ini bisa berjalan dengan sukses tanpa ada keributan seperti tawuran. Padahal pertandingan itu kami laksanakan di tengah lapangan terbuka, karena stadion Agus Salim sedang direnovasi,tutur Novrial yang juga Sekretaris Pengcab PSSI Kota Padang tersebut.

Selengkapnya.. Read more...

Syarat Jadi Dosen Masih Berorientasi Akademik

Sabtu, 06 Maret 2010

Umumnya untuk menjadi seorang dosen, yang dipersyaratkan selama ini hanya tingkat pendidikan tertentu dalam bidang yang akan diajarkan dengan nilai kelulusan yang baik. Menjadi dosen seperti "terjun bebas".
Kenyataan tersebut menunjukkan bahwa kebanyakan menjadi dosen di perguruan tinggi di Indonesia pada awalnya seakan-akan “dibiarkan terjun bebas”. Seorang dosen harus mengajar hanya berbekal pengetahuan di bidang pendidikannya dan pengalamannya ketika menjadi mahasiswa.
Demikian dikatakan Winarni Wilman, psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, dalam makalahnya berjudul "Pendekatan Psikologi untuk Optimalisasi Pengembangan Diri Dosen" yang dipresentasikannya di Kampus UI, Rabu (3/3/2010) lalu. Menurutnya, cukup beruntung kalau dosen muda bisa diberi kesempatan “magang” atau ikut di dalam tim pengajar dosen senior.
Winarni menambahkan, untuk pengembangan dalam metode mengajar, dosen di Indonesia mendapat kesempatan untuk mengikuti kursus singkat dalam rangka melengkapi pengetahuan dan keterampilannya sebagai dosen, yaitu Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (Pekerti) dan Applied Approach (AA).
Kedua program pelatihan itu dirancang Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional (Ditjen Dikti Kemdiknas) untuk peningkatan kompetensi pedagogik para dosen. Jika Pekerti ditujukan untuk dosen muda, AA ditujukan untuk dosen senior.
"Tetapi kalau melihat isinya, yang ditekankan dari kedua program ini hanya pengetahuan dan kemampuan dosen dalam pengajaran, misalnya mampu menjelaskan tujuan umum dan khusus dari perkuliahan, mempersiapkan materi perkuliahan, serta mampu mempraktikkan penyajian dari perkuliahan tertentu," ujarnya.
Orientasi akademik
Melihat hal tersebut di atas, Winarni mengatakan, timbul kesan bahwa seorang dosen yang berlatar belakang pendidikan di bidang tertentu, dengan gelar kesarjanaan di tingkat tertentu, dan ditambah pelatihan tentang bagaimana menyajikan bahan perkuliahan, sudah cukup memadai untuk menjadi seorang dosen andal.
Memang, selain pelatihan Pekerti dan AA, dosen juga kemudian diberi kesempatan untuk mengikuti berbagai kursus atau pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilannya, misalnya, pelatihan tentang berbagai metode mengajar, metodologi penelitian, membuat proposal penelitian, menulis artikel jurnal, menyajikan kuliah dalam bahasa Inggris, dan komputer.
"Namun, orientasi dari semua itu tetap pada pengetahuan dan keterampilan mengajar dan penelitian saja. Saya pikir, hal tersebut baru mencakup dua aspek saja, yaitu pengajaran dan pendidikan, serta penelitian," tutur Winarni.
Sementara itu, untuk aspek pengabdian masyarakat, Winarni, yang merupakan seorang dosen sekaligus psikolog, cukup beruntung karena diharuskan mempunyai pengalaman praktik melayani klien-klien yang datang dengan berbagai permasalahan.
"Sehingga terbiasa berhadapan dengan masyarakat," ujarnya.( Sumber: Kompas)


Selengkapnya.. Read more...

Peran Dosen Itu Ternyata Banyak, Ya?

diharapkan mampu meningkatkan gelar akademik sehingga dosen didorong terus untuk melanjutkan pendidikannya sampai dengan gelar doktor. Kedua, dosen diharapkan mengikuti kegiatan-kegiatan untuk pengembangan pengetahuan dan keterampilannya.


Pelatihan apa pun tidak akan memberi hasil optimal bila dosen tidak memiliki keterampilan, kepribadian, dan temperamen yang tepat.
-- Winarni Wilman

"Belum tampak adanya kegiatan yang bisa mengembangkan aspek-aspek kepribadian dosen dan soft skills," ujar Winarni Wilman, psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia kepada Kompas.com di Jakarta, Jumat (5/3/2010), terkait makalahnya berjudul "Pendekatan Psikologi untuk Optimalisasi Pengembangan Diri Dosen" yang dipresentasikan di Kampus UI, Rabu (3/3/2010) lalu.
Winarni mengatakan, aspek-aspek tersebut berupa communicative skills, team building skills, leadership skills, time management skills, conflict management skills, stress management skills, trustworthiness, serta organizational effectiveness. Aspek-aspek itulah yang mendukung pekerjaannya sebagai dosen menjadi efektif.
"Karena dalam kenyataannya, peran sebagai dosen jauh lebih luas daripada mengajar dan mendidik," ucap Winarni.
Peran dosen lainnya, kata Winarni, mengutip Kizlik (2010) sebagai sumber makalahnya, adalah seorang komunikator, pembentuk disiplin, pemberi informasi, penilai, manajer, konselor, anggota dari berbagai kelompok, pengambil keputusan, tokoh panutan, dan mungkin juga sebagai pengganti orangtua.
"Setiap peran ini memerlukan latihan dan keterampilan yang sering kali tidak diajarkan dalam pendidikan kesarjanaan yang diambilnya. Apa pun pelatihan atau kursus yang diikuti tidak akan memberikan hasil yang optimal bila ia tidak memiliki keterampilan, kepribadian, dan temperamen yang tepat," ujarnya.
Apalagi, tambah Winarni, sebagai dosen yang juga psikolog, dia sering kali berhubungan dan harus membantu orang-orang yang memiliki masalah. Untuk itu, aspek kepribadian dan soft skills sangat diperlukan. (Sumber: Kompas)

Selengkapnya.. Read more...

85 Persen Guru di Kota Solok Belum S1

Minggu, 28 Februari 2010


Mutu dan kualitas Pendidikan yang ada di Kota Solok saat ini mesti ditingkatkan. Walikota Solok Drs H Syamsu Rahim mengatakan, untuk mempercepat laju pendidikan di Kota Solok, setidaknya 85 persen guru yang belum mengantongi ijazah sarjana penuh (S1) harus memiliki ijazah S1. Hal ini sangat diperlukan sekali di tengah tuntutan peningkatan pendidikan bagi siswa.
Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Rafadli, hingga saat ini di Kota Solok jumlah guru yang memiliki ijazah S1 hanya sekitar 15 persen saja. Sedikitnya 85 persen lagi dari guru yang ada, baik itu ditingkat SD, SMP, maupun SMA hanya mengantongi ijazah di bawah S1.

"Mudah-mudahan tahun 2011 mendatang tidak akan ada lagi guru di Kota Solok yang memiliki ijazah di bawah S1. Sebab, saat ini semua guru yang belum mengantongi S1 sudah mulai melanjutkan jenjang pendidikan mereka untuk mendapatkan gelar sarjana penuh" ungkap Kadis pendidikan. [*]

Selengkapnya.. Read more...

Dikti Bantu 262 Mahasiswa STKIP PGRI Sumbar Korban Gempa

Kamis, 25 Februari 2010

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) memberikan bantuan beasiswa bagi 262 orang mahasiswa STKIP PGRI Sumatera Barat yang menjadi korban pada 30 September 2009.
Beasiswa ini diberikan untuk membantu meringankan beban orang tua mahasiswa yang menjadi korban dalam bencana tersebut, dan di harapkan, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan studi para mahasiswa korban gempa dan jangan digunakan untuk membeli barang konsumsi.

Sebelumnya, STKIP PGRI Sumatera Barat memberikan usulan agar Dirjen Dikti memberikan bantuan beasiswa bagi 262 mahasiswa yang rumahnya rusak karena gempa. Setelah dilakukan seleksi akhirnya ke 262 orang mahasiswa dari 9 program studi tersebut lolos dalam seleksi, dan STKIP PGRI Sumatera Barat merupakan penerima dengan jumlah terbanyak diantara PTS yang ada di kota Padang..

Mahasiswa yang memenuhi persyaratan yakni, yang rumahnya rusak berat atau sedang, orang tuanya meninggal akibat gempa, atau usaha orang tuanya terganggu akibat gempa.

Selain itu, juga memenuhi syarat mempunyai berprestasi secara akademik atau aktivitas kemahasiswaan, dengan tujuan agar berprestasi tidak menurun dan tetap termotivasi terus kuliah pascagempa.

Nilai bantuan beasiswa itu adalah Rp1,5 juta/mahasiswa untuk tiga bulan, terhitung Oktober hingga Desember 2009,

Selengkapnya.. Read more...

20.000 Bidik Misi untuk Calon Mahasiswa Kurang Mampu

Padang, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) akan menyalurkan Beasiswa Pendidikan Calon Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu (Bidik Misi) untuk 20.000 calon mahasiswa se-Indonesia pada tahun 2010.
Bidik Misi ini diberikan kepada calon mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu dan berprestasi baik baik di bidang akademik/kurikuler, kokurikuler, maupun ekstrakurikuler.

Acuan pemerintah dalam meluncukan Bidik Misi adalah Undang-Undang Republik Indonesia No.20 tahun 2003 tentang Sistem Pendididkan Nasional, Bab V pasal 12 (1.c), menyebutkan bahwa setiap peserta didik pada setiap satuan berhak mendapat beasiswa bagi yang berprestasi yang orang tuanya kurang mapu membiayai pendidikanya.

Salah satu tujuan yang diharapkan dari Bidik Misi ini adalah melahirkan lulusan yang mandiri, produktif dan memiliki kepedulian sosial, sehingga mampu berperan dalam upaya penghentasan kemiskinan,” Kata Asisten Pembantu Rektor III Universitas Andalas Yossyafra.

Dikatakannya, Penyelenggara Bidik Misi adalah Perguruan Tinggi Negri dan Perguruan tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) yang terpilih dibawah Depertemen Pendidikan Nasional dan Depertemen Agama.

Menurut Yossyafra, pemerintah akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk program Bidik Misi ini berupa evaluasi eksternal dan internal.

Monitoring dan evaluasi eksternal seperti prestasi akademik mahasiswa penerima beasiswa, Penyaluran dana beasiswa dan jumlah mahasiswa penerima beasiswa.

Yossyafra berharap kepada calon mahasiswa yang berprestasi unutk tidak takut kuliah di perguruan tinggi negeri atau BHMN, karena pemerintah telah mengangarkan dana besar untuk beasiswa ini. (Sumber: Antara Sumbar)

Selengkapnya.. Read more...

SUMBAR GELAR LIGA PENDIDIKAN INDONESIA 27 FEBRUARI

Senin, 22 Februari 2010

KOMITMEN Provinsi Sumatera Barat untuk menyukseskan penyelenggaraan Liga Pendidikan Indonesia tampaknya patut dicontoh daerah lain. Sumbar sebelumnya tercatat sebagai salah satu provinsi paling awal membentuk kepantiaan Liga Pendidikan Indonesia. Kini, Sumbar pun ingin mendahului provinsi lain untuk menyelenggarakan pertandingan sepakbola antarsekolah SMP, SMA dan Perguruan Tinggi tersebut.
Kesiapan Sumbar bisa dilihat dari penerbitan Pedoman Penyelenggaraan Liga Pendidikan Indonesiaâ oleh panpel setempat. Dalam juklak tersebut dicantumkan waktu pelaksanaan pertandingan bagi juara-juara tingkat kabupaten/kota se-Sumbar digelar 27 Februari hingga 8 Maret 2010. Pedoman ini, Kamis (21/1), sudah diedarkan kepada seluruh kabupaten/kota.

Kita sudah informasikan kesemua daerah agar mereka menyelesaikan semua pertandingan di tingkat kabupaten/kota hingga 14 Faberuari 2010. Sebab pada 22 Februari, kita sudah mulai masuk tahap technical meeting dengan mengumpulkan semua panpel dan panitia pertandingan,ujar Koordinator Bidang Kompetisi Panpel LPI Sumbar Sudirman BA.

Panpel LPI Sumbar sudah menyiapkan format pertandingan dengan membagi peserta pada menjadi 5 grup. Pertandingan di babak penyisisihan akan digelar dengan sistem setengah kompetisi itu dan di babak selanjutnya menggunakan sistem gugur.

Kami akan menggunakan 5 lapangan dan semuanya berada di wilayah Kota Padang. Yakni Lapangan Rektorat UNP Air Tawar, Lapangan FIK UNP Air Tawar, Lapangan PSTS (SMP 13 Padang) Tabing, Lapangan OPEL Lubuk Buaya, dan Lapangan FIK UNP Lubuk Buaya imbuh Sudirman.

Selengkapnya.. Read more...

KESERIUSAN DEPARTEMEN SENI BEM STKIP PGRI SUMBAR

Minggu, 21 Februari 2010

Padang, Dep. INFOKOM
Departemen Seni BEM STKIP PGRI Sumatera Barat menampakan kemajuanya, ini di tandai dengan akan diadakan sebuah pentas seni yang nantinya akan menampilkan bakat yang dimiliki Mahasiswa STKIP PGRI dalam bidang Seni, disamping hal itu departemen seni juga akan mengadakan festival Band tingkat Perguruan Tinggi se-kota padang.menurut rencana kedua kegiatan tersebut akan diadakan pada tanggal 20 untuk pensi dan 21 untuk Festival Band
Sementara Itu Koordinator Dep. Seni Anton ditemui di ruang BEM menuturkan, “Budaya dan seni merupakan elemen terpenting dalam kehidupan manusia. Dengan budaya kita mengenal siapa jati diri kita dan menghargai apapun budaya orang lain. Melalui seni kita bisa berekspresi terhadap apa yang dirasakan, difikirkan dan diinginkan.Selain itu melalui karya seni ,hati jiwa dan fikiran menjadi tenang dan seimbang.”

Sebelumnya Departemen Seni BEM STKIP PGRI telah Sukses Membuat Sebuah komunitas seni STKI PGRI yaitu Art Community, kegiatan ini sangat positif sekali, dari penuturan beberapa mahasiswa, “komunitas ini sangat bagus sekali, karna membantu kami dalam menyalurkan bakat yang kami miliki”

Selengkapnya.. Read more...

Admin

  © Blogger template The Professional Template II by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP